Beluntas
merupakan tanaman perdu tegak, berkayu, bercabang banyak, dengan
tinggi bisa mencapai dua meter. Daun tunggal, bulat bentuk telur,
ujung runcing, berbulu halus, daun muda berwarna hijau kekuningan dan
setelah tua berwarna hijau pucat serta panjang daun 3,8-6,4 cm.
Tumbuh liar di tanah dengan kelembaban tinggi; di beberapa tempat di
wilayah Jawa Barat tanaman ini digunakan sebagai tanaman pagar dan
pembatas antar guludan di perkebunan. Beberapa daerah di Indonesia
menyebut nama beluntas dengan nama yang berbeda seperti baluntas
(Madura), Luntas (Jawa Tengah), dan Lamutasa (Makasar). Secara
tradisional daun beluntas digunakan sebagai obat untuk menghilangkan
bau badan, obat turun panas, obat batuk, dan obat diare. Daun
beluntas yang telah direbus sangat baik untuk mengobati sakit kulit.
Disamping itu daun beluntas juga sering dikonsumsi oleh masyarakat
sebagai lalapan. Adanya informasi secara tradisional dari masyarakat
yang telah lama memanfaatkan daun beluntas sebagai salah satu tanaman
obat mendorong para peneliti untuk mengadakan berbagai penelitian
guna membuktikan khasiatnya secara ilmiah. Pada tulisan ini akan
dicoba pemaparan dua penelitian pemanfatan daun beluntas dalam bentuk
ekstrak sebagai komponen antibakteri dan minyak atsiri sebagai zat
antioksidan.
BELUNTAS / DAUN LUNTAS
Lainnya dari obat tradisional
Ditulis Oleh : Unknown Hari: 21.41 Kategori: obat tradisional
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar